Sampai Jumpa, Ari Soekamti!

ari-soekamti-ransel-hitam

Fotografer: Reno Hastukrisnapati (detik.com)

Pagi ini saya kaget saat membaca berita tentang keputusan Ari Soekamti untuk keluar dari band yang membesarkan namanya, Endank Soekamti. Ini beneran? Nggak dalam rangka cari sensasi untuk menaikkan pamor kan? Etapi band sebesar Endank Soekamti gak mungkin main setting-settingan ala Bella Shofie ding.

Lantas saya membaca siaran pers yang ditulis oleh manajemen Endank Soekamti di wall Jalu TP. Berikut saya copy-kan untuk kalian.

Hari ini di media muncul pemberitaan seputar mundurnya Ari Soekamti dari Endank Soekamti, yang bersumber dari akun media sosial beliau.
Menanggapi hal itu, ada beberapa hal yang kami, Endank Soekamti, ingin sampaikan yaitu:
  • Endank Soekamti tidak akan pernah menganggap Ari Soekamti keluar. Oleh karenanya kursi Ari Soekamti di Endank Soekamti tak terganti dan tak akan kami gantikan, demikian pula dengan set drum beliau yang akan tetap kami jaga.
    • Untuk sementara, Endank Soekamti akan menggunakan additional player untuk drum.
    • Sampai kapanpun Endank Soekamti akan selalu berusaha agar Ari Soekamti mau kembali. Kami semua di sini akan dengan senang hati dan suka cita akan memeluk beliau kembali.
    • Ini semua karena bagi kami, Endank Soekamti bukan sekadar band. Bagi seluruh personel dan kru baik yang di panggung maupun di belakang layar, Endank Soekamti adalah sebuah keluarga yang akan selalu berusaha sekeras mungkin untuk dapat maju, berkembang, dan melangkah bersama-sama.
    • Mohon doa dan support dari semua pihak agar Mas Ari Soekamti dapat kembali ke Endank Soekamti, berkumpul bersama seperti sedia kala.
LONG LIVE MY FAMILY!

Hiks, berarti ini berita beneran bukan hoax. Mas Ari Dwi Hamzah atau Ari Soekamti beneran memutuskan untuk hengkang dari band yang telah dihidupinya selama 16 tahun ini. Tak ada angin, tak ada hujan, tiba-tiba saja memutuskan untuk keluar. Dan pemberitahuan dilakukan via social media. Ini ada apa sebenarnya? Mungkinkah ada masalah antar personel? #jengjeng (diucapkan dengan gaya penyiar gossip lengkap dengan background musik ala sinetron).

Padahal sejauh ini sepertinya mereka baik-baik saja. Tak pernah terdengar ada gosip keretakan rumah tangga band seperti yang biasa muncul sebelum seseorang memutuskan untuk hengkang dari sebuah band. Saya yakin tak hanya saya, seluruh penggemar Endank Soekamti pasti pengen tahu alasan dibalik mundurnya sang drummer. Tapi saat Rolling Stone Indonesia menanyakan kepada Erix Soekamti soal alasan mundurnya Ari, vokalis tersebut hanya menjawab singkat “Aku ora iso njelaske,”.

Sebagai salah satu penikmat band pop punk asli Jogja ini saya ikut kecewa. Meski tidak sampai nangis-nangis seperti kawan-kawan Kamtis yang patah hati akibat kejadian ini. Maklum, saya kan cuma kamtis jadi-jadian hehe.

Ternyata menjaga sesuatu supaya bisa terus berjalan seiring dan seirama itu susah ya. Menyamakan langkah, menyamakan misi, menyamakan persepsi. Yang sudah jalan 16 tahun pun bisa memutuskan untuk berhenti kala merasa tidak lagi sehati. Ternyata benar, mempertahankan sesuatu itu membutuhkan banyak perjuangan. Ini saya bukan semata ngomongin soal Endank Soekamti ya, tapi dalam konteks apa pun, khususnya dalam sebuah hubungan.

Sekarang saya masih penasaran dengan langkah Endank Soekamti kedepannya akan seperti apa. Semoga tidak limbung meski ditinggal satu penyangga. Penasaran juga untuk melihat aksi panggung mereka selepas ditinggal penggebuk drum. Semoga masih tetap menyalak seperti biasanya. Dan yang pasti para Kamtis bisa menerima keputusan ini.

Harapan saya dan Kamtis lainnya sih semoga Mas Ari bisa balik lagi ke Endank Soekamti biar three musketeers’ lengkap. Tapi kalau memang harapan itu tidak bisa terjadi ada baiknya Mas Erix, Mas Dori, kru Endank Soekamti, dan para Kamtis bersama-sama menyanyikan lagu ini.

datang akan pergi, lewat kan berlalu
ada kan tiada, bertemu akan berpisah
awal kan berakhir, terbit kan tenggelam
pasang akan surut, bertemu akan berpisah

hei sampai jumpa di lain hari
untuk kita bertemu lagi, ku relakan dirimu pergi
meskipun ku tak siap untuk merindu
ku tak siap tanpa dirimu, ku harap terbaik untukmu

Elisabeth Murni

Puan kelana. Peramu kata. Pencipta bahagia.

You may also like...

6 Responses

  1. roro asyu says:

    Iyo ki, mau mencari kitab suci kah dia.

  2. Andro says:

    Sayang mas bRe masih umur 17 bulan, coba sudah 17 Thn pasti bisa jadi additional player posisi drummernya Endang Soekamti…wkwkwkwk
    Jadi bRe Soekamti…wow terbaik !!! 😛

    Long live my family !!!

  3. aku mulai tertarik ma kamti dari vlog mereka.

    Dulu sih udah tau band ini lama, sama temen2 SMA.

    Salut sama mereka

    • Iya, jaman vlog belum ngehits kaya sekarang mereka udah bikin duluan. Aku juga tau Endank Soekamtie sejak lama, tapi mulai ngeh usai lihat film dokumenter mereka yang kumpulan vlog itu. Eh jadi keterusan suka. Mereka termasuk band yang kreatif dengan karya-karya baru.

Sharing yuk!