Mudik

Mudik, menuju udik, pulang ke akar

Mudik, menuju udik, pulang ke akar

Siapa sih yang nggak kenal istilah mudik. Kembali ke kampung, kembali ke udik, kembali ke asal. Di negara seperti Indonesia yang mengusung nilai-nilai kekerabatan yang begitu tinggi, mudik menjadi satu hal yang lazim dilakukan oleh siapa pun yang telah merantau. Tiap-tiap tahun, terlebih pada saat idul fitri, orang akan berbondong-bondong kembali menuju asalnya masing-masing. Pulang menuju akar supaya tidak terhempas, sekaligus menunjukkan kepada kerabat bahwa mereka telah berhasil di kota.

Semenjak pindah ke Jogja 11 tahun lalu, saya semakin akrab dengan istilah mudik. Di awal-awla kuliah saya pulang ke rumah seminggu sekali. Namun lambat laun frekuensinya semakin jarang. Apalagi saat sudah menikah dan resmi menjadi penduduk Sleman seperti sekarang, rutinitas mudik jadi jauh berkurang. Namun sejatinya saya akrab dengan istilah mudik sudah sejak balita. Maklum, ibu aslinya Gunungkidul, sehingga minimal setahun sekali kami pasti mudik dari Wonosobo menuju Wonosari. Kini sebaliknya. Saya mudik dari Jogja menuju Wonosobo. Betapa hidup itu demikian “mbulet” ya hehehe.

By the way bukan tanpa alasan jika kali ini saya posting soal mudik. Jadi setahun kemarin saya memutuskan untuk pindahan dari blog lama saya RanselHitam.Wordpress.Com ke rumah yang lebih besar, yakni rumah ini RanselHitam.Com. Harapan saya kepindahkan ini akan menjadikan semuanya lebih indah #tsaaah. Namun rupanya di rumah baru ini saya mengalami banyak kendala. Rumah ini seringkali error. Dan kejadiannya selalu di saat yang tidak tepat. Tulisan-tulisan saya pun kerap sekali lenyap. Hal ini tentu saja membuat adek lelah bang.

Akhirnya dengan pertimbangan yang matang saya pun memutuskan untuk mudik, alias kembali lagi ke rumah lama saya di RanselHitam.Wordpress.Com. Semua tulisan yang pernah saya posting disini dan saat error menjadi hilang akan saya upload kembali di RanselHitam.Wordpress.Com. Meski saya memutuskan untuk mudik bukan berarti rumah ini saya pugar. Rumah ini akan tetap saya biarkan berdiri dengan gagah. Hanya saja artikel-artikel yang ada di rumah ini akan berbeda dengan di rumah terdahulu.

Tulisan-tulisan perjalanan dan remeh temeh lainya akan saya tayangkan di blog lama. Sedangkan disini akan diisi dengan sesuatu yang baru. Sekadar info tambahan, bagi ibu-ibu, nyonya-nyonya, atau mbak-mbak yang membutuhkan informasi soal parenting & motherhood bisa mengunjungi rumah saya yang lain ElisabethMurni.Wordpress.Com.

Demikian sekilas info dari saya. Harap dijadikan maklum. Terimakasih.

Salam

Elisabeth Murni

Puan kelana. Peramu kata. Pencipta bahagia.

You may also like...

3 Responses

  1. Idah Ceris says:

    Weleeh, ini mah repoot. Etapi, bukannya awalnya eman wordpress ya, Mbak? Kok iso error, ya? Kecuali emag dr awalnya udah self hosting kek punyaku. Kemungkinan sering error banyaaak. 😛

    Btw, iki lagi mudik ke Wonosbo apa? 😀

  2. Semoga setelah pindahan, bisa makin cetar blog nya hahaha

  3. wah mulai dari awal lagi dong mbak..btw naik bus menyenangkan..

Sharing yuk!