WWW.RANSELHITAM.COM | DREAM-JOURNEY-DISCOVER

31

Ngesot Jaya di Gunung Andong

Hosh hosh hosh. Nafas saya tersengal-sengal dan dada saya sesak. Seperti ada berkilo-kilo beban yang menghimpit paru-paru sehingga membuat saya sulit bernafas. Kepala terasa sedikit pening. Tapi saya tidak boleh menyerah begitu saja. Saya...

24

Pemenang Turnamen Foto Perjalanan Ronde 29

Saya bocah yang terlahir di dataran tinggi. Tumbuh besar di antara halimun, gigir gunung, dan aroma ilalang basah yang tertimpa cahaya mentari. Karena itu saya sangat mencintai gunung dan segala kehidupan yang ada di...

11

Untuk Segala Sesuatu Ada Masanya

Untuk segala sesuatu ada masanya, untuk apapun di bawah langit ada waktunya. Ada waktu untuk lahir, ada waktu untuk meninggal, ada waktu untuk menanam, ada waktu untuk mencabut apa yang ditanam; ada waktu untuk...

19

Cerita Pagi di Warung Kopi Kong Djie, Belitong

Hari masih pagi saat saya memasuki sebuah kedai kopi yang terletak di ruas jalan utama yang menghubungkan Bundaran Satam dan Pantai Tanjung Pendam Belitung. Warung dengan tungku yang terletak di luar jendela itu tepat...

43

Turnamen Foto Perjalanan Ronde 29 – GUNUNG

Halo, selamat datang di Blog Ransel Hitam! Setelah ronde pertama hingga ronde 28, akhirnya di ronde 29 ini saya dipercaya untuk menjadi host Turnamen Foto Perjalanan. Ternyata foto Gua Grubug bertajuk “Dia Hadir” mendapatkan perhatian...

23

Payung Teduh dan Nada Keempat yang Hilang

Temaram langit senja menemani perjalanan saya meninggalkan Magetan untuk kembali ke Jogja. Kesiur angin menerbangkan anak rambut saya yang kala itu memilih duduk di sambungan gerbong. Di antara laju kereta yang terus menderu, saya...

11

Bertemu Cinta Pertama di Batu Mentas

Orang-orang memanggilnya Dita. Satu-satunya yang berjenis kelamin perempuan sehingga menjadi kesayangan. Saya pun penasaran untuk bertemu langsung dengannya. Ditemani seorang kawan, saya berjalan menuju tempat tinggalnya yang tak jauh dari tepi sungai kecil yang...

Gua Grubug 6

Dia Hadir!

Entah sejak kapan saya menyukai momen-momen berada di perut bumi, berada dalam dekapan gulita sempurna, bergelung dengan feses kelelawar dengan aroma menusuk hidung, bergulat dengan lumpur dan aroma lembab, serta menikmati pahatan sempurna stalagtit...

9

September, Oktober. Dan Lalu?

September diawali dengan sahabat yang berpulang dengan cara yang begitu mengejutkan. September diawali dengan duka dan kehilangan yang sangat mendalam. September di awali dengan tangisan kesedihan. Lantas dilanjutkan dengan hari-hari yang tak lagi sama....

14

Segepok Surat Cinta Dari Masa Lalu

Beberapa waktu lalu, saat pulang ke rumah Wonosobo saya iseng bongkar lemari tua milik Ibu. Tujuan utama adalah mencari akta kelahiran saya. Seingat saya, Bapak menyimpannya menjadi satu di sebuah tas jinjing berwarna coklat...