Untukmu yang Selalu Bertualang, Cepatlah Pulang!

Pic by: Mas Dhave
Pic by: Mas Dhave

Untukmu yang selalu bertualang

Cepatlah pulang!
Telah kutemukan tempat untuk membangun rumah, tepat seperti yang kau idamkan. Gunung tinggi di halaman belakang, telaga luas di dekat pintu depan, lengkap dengan sawah terhampar di sisi kanan dan sungai mengalir di sisi kiri.

Cepatlah pulang!
Lantas kita bangun rumah idaman. Dengan halaman luas yang dipenuhi dandelion dan bunga matahari. Serta halaman belakang yang dipenuhi sayuran, kolam ikan, dan kandang ayam serta kambing. Pagi-pagi sekali kita bisa berlari-lari di pematang sawah sambil menyaksikan mentari yang terbit di balik gunung. Ketika senja menua, kita duduk di beranda sambil menyesap teh hangat maupun kopi. Sedangkan jauh di depan sana, mentari mulai tenggelam perlahan di telaga. Lantas di malam bertabur bintang dan rembulan kita bercengkerama sembari menyaksikan ribuan kunang-kunang di tengah sawah.

Cepatlah pulang!
Gemericik sungai itu sudah memanggil-manggil untuk diarungi. Lupakan boat yang biasa kau gunakan untuk mengarungi jeram liar di sungai. Kali ini buatlah rakit bambu sederhana. Lantas kita duduk di atasnya. Aku membaca buku dan kau memancing. Kelak, ketika kita sudah memiliki anak-anak, biarkan mereka bertualang menggunakan rakit ini. Dan aku serta kamu akan melihat mereka dari tepian. Aku masih tetap membaca buku dan kau memancing.

Cepatlah pulang!
Supaya kita bisa segera membangun rumah idaman di dekat telaga, di dekat gunung, di dekat sawah dan sungai. Lantas kita memulai petualangan baru kita.

Cepatlah pulang!
Sudahi petualanganmu dan diamlah di hatiku.
Akulah tempatmu pulang ketika kau lelah bertualang.

 

ps. lokasi foto adalah jalur lingkar Ambarawa. Saya jatuh cinta dengan tempat tersebut sejak pandangan pertama sehingga minta tolong Mas Dhave buat motretin. Dikelilingi pegunungan, sawah, rawa pening, bukankah itu tempat ideal untuk membangun rumah dan membesarkan anak-anak? hihihihi

 

Elisabeth Murni

Puan kelana. Peramu kata. Pencipta bahagia.

You may also like...

6 Responses

  1. dhaverst says:

    Jitak sampe bikin rumah di sini… lewat saja dan nikmati….

    Aku mau bikinnya di deket yang putih-putih itu lho. Masuk kompleks kampung :p

  2. Racun!

    keong racung 😆

  3. johanesjonaz says:

    semoga tempat itu nggak didirikan bangunan beton yang merusak mata..

    Hanya bisa berharap, semoga…

  4. ibuseno says:

    Aku dulu pernah punya cita2 mirip gini, punya rumah sprt huma di atas bukit, sebatang sungai membelah.. aaah.. pensiun nanti jadi pengen di Ambarawa liat fotomu sahs :-)

    Nggak usah nunggu pensiun, Bu. Besok pas liburan ke Jogja melipir sejenak main ke Ambarawa, Rawa Pening, Gedong Songo, dijamin pasti cinta :)

  5. zacky says:

    indahnya hidup klu bisa menikmati suasana seperti ini…………. mantaaapppppppp

Sharing yuk!