Tanpa Mengumbar Kata Cinta, 7 Lagu Romantis Ini Selalu Berhasil Membuat Saya Baper

Bagi saya mendengarkan musik adalah cara termudah untuk bertualang. Semacam mesin waktu, musik akan begitu mudahnya membawa saya ke tempat-tempat dan rasa yang saya inginkan. Apalagi saya orangnya baperan, jadi denger musik dikit aja langsung deh semua rasa muncul. Wong meski hati lagi berbunga-bunga terus denger lagu patah hati bisa jadi ikutan melow ahahaha.

lagu-romantis-ransel-hitam

Saya termasuk enggak pilih-pilih saat dengerin musik, apa pun deh. Mulai dari pop, jazz, blues, folk, hair metal, ska, dangdut, campursari, dan K-Pop juga #kemaruk. Meski begitu paling cocok sama telinga saya ya pop, folk, sama sedikit jazz, tapi jazznya yang ringat aja bukan yang ribet dan bikin mikir hehe. Eh campursari juga ding, dengan bangga saya mengaku bahwa saya pecinta mas Didi Kempot ahahaha.

Nah berhubung sekarang momennya pas, saya mau bagi daftar lagu yang menurut saya romantis abis. Tanpa mengumbar kata cinta dan gombalan yang murahan, deretan lagu berbahasa Indonesia ini berhasil bikin saya baper dan senyum-senyum sendiri saat dengernya. Terus jadi pengen peluk-peluk Mas Chan #eh. Oya, list ini saya susun secara random dan personal, jadi harap maklum ya kalau mungkin selera kita beda hehe. So, check this out!

 

  1. Terimakasih Bijaksana – Sheila on 7

Sebagai generasi yang besar dengan lagu-lagu So7, memilih satu dari sekian banyak lagu romantis mereka adalah hal yang teramat sulit. Saya punya banyak daftar, hingga akhirnya terpilih satu yang paling saya favoritin yakni Terimakasih Bijaksana yang ada di album ketiga mereka bertajuk “07 Des”. Saya ingat banget album ini keluar saat saya masih SMA. Terus saya sering kirim-kiriman lagu ini via radio sama best friend SMP yang sekolah di luar kota. Dulu saya sempat naksir dia sih, sayang dianya enggak ahahahaha (lah kok curhat).

Lirik lagu ini biasa banget, nggak pake kata-kata yang rumit. Tapi justru disitulah kelihatan banget kedalaman maknanya. Bagaimana kita bisa terus mencintai orang yang sama mulai dari dia terlihat seksi dan tampan atau cantik, hingga kelak dia berubah gendut dan menua (aaak, ini mas suami aku banget. Pertama kenal dia kurus kering dan sekarang begitu tambunnya ahahahaha).

Percaya apa pun yang akan terjadi nanti
Kau tetap pesona rahasia di lagu ini
Tak peduli berapakah berat badanmu nanti
Kau tetap yang ter-muah di hati

Terus saya ngerasa jleb banget pas bagian ini nih

Ku akui ku tak hanya hinggap di satu hari
Ku takuti ku terlalu liar tuk dimiliki
Walau begitu semua hanya persinggahan egoku
Dan sikapmu tlah merobohkan aku

Ini daku banget muahahahahaha. Dulu aja saat mau dipinang #tsaaah Mas Chan sempat gojak gajek juga, yakin nggak ya daya bisa bertahan dengan satu orang yang sama sampai akhir hidupku. Ya abis saya orangnya yang gampang jatuh hati gitu sih, tebar pesona sana sini #eh #dikeplak. Tapi ya pada akhirnya saya bilang iya karena dia satu-satunya “yang sangat bijaksana, memahamiku dan mencitaiku apa adanya…” #tsaaah (2)

 

  1. Sempurna – Andra and The Backbone

Ini lagu yang nggak pernah gagal bikin saya senyum-senyum sendiri dan merasa begitu dipuja ahahahaha. Liriknya sih emang too much ya, agak-agak lebay gitu. Tapi saya suka #nahloh. Ya gimana dong, siapa sih cewek yang nggak bakal meleleh dipuja abis-abisan gitu. Kalau digombali via obrolan langsung saya agak-agak males ya, tapi kalau via lagu nggak bisa nolak deh ahahaha.

Kau begitu sempurna, di mataku kau begitu indah
Kau membuat diriku akan slalu memujimu

Di setiap langkahku, ku kan slalu memikirkan dirimu
Tak bisa kubayangkan hidupku tanpa cintamu

Saya juga lagu ini yang versi akustik sih, itu lebih ngena. Yang versinya Gita Gutawa juga bagus. Dulu pas nikahan pengen lagu ini dinyanyiin di gereja sama Jalu TP, tapi nggak jadi. Ntar nggak jadi pemberkatan malah konser.

 

  1. Untukku – Chrisye

Jauuuuuuuuh sebelum Park Bo Gum main piano dan nyanyiin lagu ini di fans meetingnya dia beberapa waktu lalu, saya sudah meleleh dengan lagu Untukku. Sebelumnya saya biasa aja dengan lagu ini, namun saat liputan Jazz Gunung Bromo tahun 2013, Mas Yovie Widianto main pioani sambil nyanyiin lagu ini. Langsung deh saya baper sebaper-bapernya. Coba kalian bayangin di tengah acara yang demikian asyique, di tengah dinginnya udara Bromo, di bawah guyuran cahaya purnama, di antara gugusan gunung gemunung dan temaram lampu, lagu ini dinyanyikan dengan begitu syahdunya.

Kemana langkahku pergi, slalu ada bayangmu
Ku yakin makna nurani, kau takkan pernah terganti

Saat lautan kau sebrangi, janganlah ragu bersauh
Ku percaya hati kecilku, kau takkan berpaling

Langsung deh semua pada peluk pasangan masing-masing. Saya yang datang sendirian cuma bisa puk puk diri sendiri dan sms Mas Chan yang-saat-itu-statusnya-masih-pacar “wish you were here”. Eh enggak kekirim dong wong saat itu sinyalnya buruk ahahahaha. Dan saat masuk chorus semua langsung sing along

Walau ke ujung dunia, pasti akan ku nanti
Meski ke tujuh samudra, pasti ku kan menunggu
Karena ku yakin, kau hanya untukku

Lagu ini jadi pas banget sama hubungan saya dan mas pacar saat itu. Saya yang pecicilan nggak bisa anteng dan harus kemana-mana karena urusan kerjaan, sedangkan mas pacar menanti dengan setia di Jogja. Saya bayangin dia nyanyiin lagu ini buat saya sih ahahahaha.

 

  1. Tempat Aku Pulang – Fiersa Besari

Mungkin banyak di antara kawan-kawan yang belum ngerti Fiersa Besari ya. Dia musisi asal Bandung dan memproduksi album independen, nggak di bawah major label. Meski begitu fansnya dia nyebar dari ujung barat sampai timur Indonesia. Saya tau dia gara-gara dikenalin sepintas sama Faa terus dikenalin lagi sama Icha Travenita. Terus ngikutin perjalanannya dia keliling Indonesia dari blog dan twitternya. Dari sekian banyak lagunya, Tempat Aku Pulang ini yang paling mewakili saya sih.

Apa kabarmu tambatan hati?
Masihkah kuhiasi mimpimu?
Kuharap kau melihat sang senja
Ada rindu kutitip di sana

Tak ada jarak yang bisa membunuh rasa ini
Tak ada sedih yang tak mampu untuk kau sembuhkan
Aku tak takut melewati semua ini
Asal kau jadi tempat aku pulang

Saya pertama dengar lagu ini saat senja di Bukit Bintang. Berbagi earphone sambil lihat lampu kota yang berkelip indah. Momennya romantis banget. Sayang berbagi earphonenya sama cewek ahahahaha.

 

  1. Untuk Perempuan yang Sedang Ada di Pelukan – Payung Teduh

Saya pernah nulis awal saya jatuh cinta dengan Payung Teduh disini. Bagaimana lagu-lagu Payung Teduh menjadi satu-satunya musik yang saya dengarkan tiap malam selama nyaris satu bulan di tempat yang jauh. Rangkaian kata-katanya tuh ya, membius kalo saya bilang. Enggak recehan, tapi classy. Semacam puisi yang dilagukan. Menurut saya ini lagu romantis banget. Saya nangkepnya sih lagu ini tentang orang yang jatuh cinta, namun terkadang takut tak bisa lepas dari masa lalunya. Pokoknya manis deh. Memuji dan memuja seseorang dengan gombalan yang kece.

Tak terasa gelap pun jatuh
Di ujung malam menuju pagi yang dingin
Hanya ada sedikit bintang malam ini
Mungkin karena kau sedang cantik-cantiknya

 

  1. Sampai Jadi Debu – Banda Neira

Saya jatuh cinta dengan lagu ini sejak pertama kali mendengar preludenya. Menunggu musik pembukanya yang cukup lama menjadi tidak sia-sia setelah mendengar liriknya yang sangat dahsyat dan powerfull. Bahkan mas Chan yang biasanya apatis dengan musik-musik yang saya dengarkan pun langsung ngomong “liriknya dalam banget!”. Pokoknya saya menjura pada duo Andanda Badudu dan Rara Sekar deh. Ini lagu bener-bener romantis abis. Relationship goal kalau kata anak-anak sekarang.

Badai Tuan telah berlalu
Salahkah ku menuntut mesra?
Tiap pagi menjelang kau di sampingku
Ku aman ada bersamamu

Selamanya
Sampai kita tua, sampai jadi debu
Ku di liang yang satu, Ku di sebelahmu

Badai Puan telah berlalu
Salahkah ku menuntut mesra?
Tiap taufan menyerang, kau di sampingku
Kau aman ada bersama ku

Kalau menurut saya sih lagu ini semacam ringkasan janji nikah yang diucapkan di depan altar, “bersama dalam suka dan duka, untung dan malang, sakit dan sehat, hingga kematian memisahkan”. Sederhana namun sangat mengena dan menguatkan. Meski saya termasuk barisan patah hati saat Banda Neira memutuskan untuk membubarkan duo ini pada akhir tahun lalu, saya bersyukur mereka sudah memberikan lagu yang sangat indah ini.

 

  1. Kemenangan Hati – Dirly dan Ghea Indonesian Idol

Harusnya lagu ini nggak masuk dalam daftar, soalnya ada kata “cinta”nya. Namun berhubung lagu ini adalah soundtrack pdkt Mas Chan ke saya jadinya dimasukin dalam daftar deh ahahahaha. Jadi ceritanya dulu kami mulai dekat saat garap pentas kolaborasi semua unit kegiatan mahasiswa di kampus. Dia di bagian produksi (lighting) dan saya di publikasi. Kita sering banget nungguin kawan-kawan yang latihan drama kolosalnya sampai malam. Berhubung itu dramanya semi musical, lagu ini masuk dalam pagelaran. Akhirnya ya gitu deh, lagu ini jadi soundtrack kami ahahahaha.

Tak pernah kusangka aku di sini
Bersamamu dalam hatiku
Setiap langkah ini begitu berarti
Mengubahku juga hidupku
Ku tak takut tuk melangkah genggam erat tanganku

Engkau hadir saat tangis dan tawaku
Engkau ada dan tlah menangkan hatiku
Semua cinta yang telah kau beri
Yakinkan aku tuk bermimpi
Dan kemenangan ini milik kita

Kadang ku merasa tak akan mampu
Melewati beratnya hari
Tapi keyakinanmu pada diriku
Membuaku tuk berdiri lagi
Ku tak takut tuk melangkah genggam erat tanganku

Nah kalau kawan-kawan sendiri punya lagu romantis versi kalian enggak? Bagi cerita dong. Atau mau bikin daftar juga kaya gini? Kalau udah bikin boleh lho colek-colek saya, nanti pasti saya mampir dan baca.

 

Elisabeth Murni

Puan kelana. Peramu kata. Pencipta bahagia.

You may also like...

15 Responses

  1. Belum pernah denger tentang Payung Teduh, dan langsung lihat di youtube karena tulisan ini. Huaa bagus, aku suka. Tampilan vokalinya rocker banget haha, tapi suaranya merdu. Makasih tulisannya mbak Sash 😉

    • Aha iya, nggak nyangka ya dari tampilan segahar Kang Is ternyata suaranya halus dan merdu banget. Coba dengerin lagu-lagu Payung Teduh yang lainnya mas, masih banyak yang bagus-bagus. Dan dia juara di liriknya.

  2. Fiersa besari udah suka dari jaman jebot, dan sempet ngikuti petualangannya keliling indonesia. Mostly lagu2nya enak. dan yang paling berkesan adalah jatuh cinta dengan bandung lewat fiersa besari 😉
    btw tempat aku pulang dan rumah masih dalam konteks yg sama, yaitu pulang :)

    • Duluuu banget jaman masih galau dengerin lagu-lagunya Fiersa Besari enak, tapi sekarang udah nggak terlalu masuk buatku sih ahahaha. Celengan Rindu itu juga juwarak deh lagunya.

  3. fubuki aida says:

    romantis semua ini. cuma nggak pernah denger yang terakhir. lagu kemenangan hati

  4. Leli says:

    Bookmark dulu.
    besok download satu satu

    Saya cuma tau lagunya payung teduh sama andra and the back bone

    Bener juga ya
    Gaada kata cinta
    tapi

    Baper maksimal

  5. linasophy says:

    Aku kok dari punya bayi kayak ngk sempet lagi denger lagu2 melow, apalagi sekarang wesss lagu wajibnya naik kereta api 😅

    • Ahahahaha, Re mah aku perdengarkan semua genre musik dari dalam janin mbak. Wong hamil besar aja emaknya masih ngajakin dia lompat-lompat di konser sampek dini hari hihihi. Yang berubah sejak punya Re cuma frekuensi dengerin radio aja.

  6. Semua lagu saya sukai, tapi ada yang berbeda kalau saya mendengarkan instrument Kenny G. Saya rasa, lantunan instrument Kenny G sudah mewakili semua yang kurasakan.

  7. Fanny F Nila says:

    yg aku tau lagunya 1,2,3 dan 7 :D.. itu lagu2 so7 the best lah ya mba… kayaknya ga ada lagu2 mereka yg aku ga suka 😀

    ama kalo aku, lagunya KUTA BALI andre hehanusa duuunk :p .. itu lagu abadi spanjang jaman ;D

    • Aha yang lagu no 4,5,6 emang musisi yang distribusi albumnya di jalur sidestream mbak, makanya kurang dikenal macam musisi major label. Iya, So7 juarak lah ppokoknya.

      Kuta Bali saya juga sukaaa, sama Lembayung Balinya Sarasvati juga.

  8. mydaypack says:

    wah kemarin saya buka web ada ransel ijo, sekarang eha da ransel hitam heheee keren

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *